Thursday, January 11, 2018
Thursday, January 4, 2018
Tutorial merawat sirip dan ekor Ikan Cupang agar tumbuh cantik dan indah
Tuesday, October 24, 2017
Fungsi Masing- Masing Tool Pada EAGLE
dunia informasi keren
October 24, 2017
6
Halo guys kali ini bertemu lagi dengan saya di blog tercinta Dunia Informasi Keren. Kali ini saya akan menjelaskan tentang fungsi masing- masing tool pada EAGLE. Dimana hal ini akan sangat berguna bagi kalian di jurusan elektronika atau yang lebih dikenal dengan Teknik Audio Video. Terutama pada mata pelajaran gambar teknik dalam proses pembuatan PCB (Printed Circuit Board).
Berikut Penjelasannya:
a. Info
menampilkan
info property dari objek seperti ukuran, nama, komponen, dll
b. Show
Mempermudah
untuk melihat apakah jalur- jalur sudah terhubung dengan benar atau tidak,
istilah lainnya sebagai pengecek jalur.
c. Display
( layer setting)
Digunakan
untu memilih tampilan layer yang akan di tampilkan, seperti warna jalur,
komponen, text dan lain- lain.
d. Mark
Untuk memberi titik sudut seperti
sumbu untuk membuat grafik.
e. Move
Berfungsi
untuk memindahkan objek seperti line, komponen, text dan lain- lain.
f. Copy
Berfungsi
untuk memperbanyak objek yang dipilih, dengan ini akan mempermudahkan kita
untuk menambahkan komponen yang sama tanpa harus mencarinya lagi.
g. Mirror
Digunakan
agar komponen bisa berbeda fase atau terbalik dari komponen yang sebenarnya.
h. Rotate
Adalah
tool yang digunakan untuk memutar- mutar objek baik dari vertikal ke horisontal
maupun sebaliknya.
i. Group
Adalah
suatu cara yang digunakan untuk menyatukan beberapa objek menjadi satu,
sehingga dapat mempermudah kita melakukan operasi rotate, move, delete, copy dll secara
bersamaan.
j. Change
Digunakan
untuk memilih tool- tool yang akan digunakan, dimana dalam menu ini semua tool
dalam eagle dijadikan satu.
k. Paste
Merupakan
tool yang berpasangan dengan copy,
digunakan untuk menempel apa yang ada di dalam clipboard.
l. ADD
Adalah
tool yang digunakan untuk mencari dan menambahkan komponen pada rangkaian yang
akan dibuat.
m.Delete
Digunakan untuk menghapus objek yang salah
ditempatkan atau ditambahkan pada rangkaian.
n. Gate
Swap
Berfungsi untuk merubah
posisi gate pada komponen digital yang salah dibuat.
o. Name
Digunakan
untuk memberi nama pada komponen atau objek yang dibuat.
p. Value
Untuk
memberi nilai pada komponen atau objek pada rangkaian yang dibuat.
q. Smash
Berfungsi untuk menambahkan tanda
plus pada bagian pinggir komponen dimana tanda plus tersebut dapat digunakan
sebagai menu pintas untuk mengganti nama dan nilai komponen.
r. Miter
Untuk tool ini saya tidak
mengetahui fungsinya karena ketika dipilih tool ini tidak akan berpengaruh pada
pada schematic yang kita buat.
s. Split
Termasuk tool yang cara kerjanya
hampir sama dengan menu toll Move,
namun pada tool ini kita dapat memindahkan wire yang menghubungkan komponen serta
menambahnya.
t. Invoke
Secara
pasti saya tidak mengetahui fungsi asli dari tool ini namun yang pasti, tool
yang satu ini akan menunjukkan eror ketika diklik pada komponen.
u. Wire
Berfungsi untuk menghubungkan kaki-
kaki komponen yang satu dengan yang lainnya.
v. Text
Menambahkan
dan membuat text pada schematic.
w. Circle
Berfungsi
untuk membuat dan menambahkan lingkaran pada schematic.
x. Arc
Digunakan
untuk membuat garis melengkung seperti lingkaran, setengah lingkaran dll.
y. Rect
Digunakan
untuk membuat kotak.
z. Polygon
digunakan
membuat bentuk polygon dimana akan membentuk sudut 90 derajat.
A. Bus
Untuk membuat jalus bus atau jalur yang lebuh besar dari wire biasanya digunakan untuk menebalkan garis wire.
B.Net
Untuk menghubungkan kaki komponen sama seperti toll wire namun dia tidak otomatis.
C.Junction
Untuk menyambung jalur wire dengan komponen.
D.Label
Untuk memberi label pada objek, misalnya jika kita mengklik pada bagian jalur yang terhubung GND maka label akan bertuliskan GND.
E.Atribut
Berfungsi untuk melihat, merubah dan menambah atribut objek
F.Dimention
Digunakan untuk menampilkan ukuran jarak antar objek bisa jarak vertikal,horisontal , diagonal. dan diameter lingkaran.
G.ERC
Digunakan untuk mengecek apakah sambungan wire ada yg terputus atau tidak.
H.Error
Digunakan apakah ada jalur yang eror atau konslet antara satu dengan lainnya.
Baca juga Cara Melayout PCB dengan Software Eagle
s
Sekian karena telah membaca artikel saya yang sangat sederhana ini. Jika ada kesalahan dalam pengetikan kata saya minta maaf sebesar- besarnya. Semoga ilmu ini akan sangat berguna bagi kalian semua yang telah membacanya. Nantikan terus artikel artikel selanjutnya dari Dunia Informasi Keren, sampai jumpa dan selamat beraktifitas
Untuk membuat jalus bus atau jalur yang lebuh besar dari wire biasanya digunakan untuk menebalkan garis wire.
B.Net
Untuk menghubungkan kaki komponen sama seperti toll wire namun dia tidak otomatis.
C.Junction
Untuk menyambung jalur wire dengan komponen.
D.Label
Untuk memberi label pada objek, misalnya jika kita mengklik pada bagian jalur yang terhubung GND maka label akan bertuliskan GND.
E.Atribut
Berfungsi untuk melihat, merubah dan menambah atribut objek
F.Dimention
Digunakan untuk menampilkan ukuran jarak antar objek bisa jarak vertikal,horisontal , diagonal. dan diameter lingkaran.
G.ERC
Digunakan untuk mengecek apakah sambungan wire ada yg terputus atau tidak.
H.Error
Digunakan apakah ada jalur yang eror atau konslet antara satu dengan lainnya.
Baca juga Cara Melayout PCB dengan Software Eagle
s
Sekian karena telah membaca artikel saya yang sangat sederhana ini. Jika ada kesalahan dalam pengetikan kata saya minta maaf sebesar- besarnya. Semoga ilmu ini akan sangat berguna bagi kalian semua yang telah membacanya. Nantikan terus artikel artikel selanjutnya dari Dunia Informasi Keren, sampai jumpa dan selamat beraktifitas
Thursday, September 14, 2017
Teori Singkat Tentang Antena
dunia informasi keren
September 14, 2017
1
Teori
Singkat Tentang Antena
Hi semuanya ketemu lagi nih sama saya di Dunia Informasi Keren. Kali ini saya akan membagikan suatu artikel tentang Antena. Artikel ini saya buat karena tentunya teman- teman belum tahu tentang pasti kan apa itu antena, dan saya akan menjelaskannya juga melalui teori singkat yang saya buat sendiri. Mari kita langsung ke topik pembahasan.
Antena adalah suatu alat yang bisa digunakan untuk
menerima dan memancarkan sinyal elektromagnetik yang berisi informasi. Dalam
hal ini antena berarti memiliki 2 fungsi yaitu sebagai pemancar dan penerima.
Ketika antena difungsikan sebagai pemancar, maka antena akan digunakan sebagai
alat untuk menyebarkan sinyal elektromagnetik yang berisi informasi baik suara
maupun gambar. Disini terjadi perubahan dari informasi menjadi sinyal listrik kemudian diubah lagi menjadi sinyal elektromagnetik, contohnya seperti pemancar radio, pemancar tv, dan lain- lain.
Namun jika radio difungsikan sebagai penerima, maka antena akan digunakan sebagai alat untuk menangkap sinyal elektromagnetik yang dipancarkan oleh antena pemancar. Disini terjadi perubahan dari sinyal elektromagnetik menjadi sinyal listrik kemudian diubah lagi menjadi informasi, contohnya seperti antena yang digunakan untuk tv, radio dan lain-lain.
Namun jika radio difungsikan sebagai penerima, maka antena akan digunakan sebagai alat untuk menangkap sinyal elektromagnetik yang dipancarkan oleh antena pemancar. Disini terjadi perubahan dari sinyal elektromagnetik menjadi sinyal listrik kemudian diubah lagi menjadi informasi, contohnya seperti antena yang digunakan untuk tv, radio dan lain-lain.
Jenis- Jenis Antena
1. Omni-
Directional
Adalah suatu antena yang bisa
menangkap sinyal elektromagnetik dari segala arah contohnya sepeti antena
radio.
2. Bi-
directional
Adalah jenis antena yang hanya bisa
menangkap sinyal elektromagnetik pada 2 arah saja sering digunakan pada antena
tv.
Antena terdiri dari beberapa bagian penting yaitu :
1. Director
(pengarah)
Bagian yang berfungsi untuk
mengarahkan sinnyal agar tepat menuju bagian penangkap sinyal.
2. Reflector
(pemantul)
Bagian yang berfungsi untuk memantulkan
kembali sinyal yang lewat agar kembali menuju ke bagian penangkap sinyal.
3. Gambut
Brotherhood/ dipole (penangkap sinyal)
Adalah bagian yang berfungsi untuk
menangkap dan menstabilkan sinyal yang diterima dari director dan reflector.
Baik buruknya gambar Antena juga ditentukan oleh beberapa
hal diantaranya :
1. Bahannya
Baik buruknya antena juga
dipengaruhi dari bahannya, karena semakin baik dan bagus bahannya maka kekuatan
antena untuk menerima dan memancarkan sinyal elektromagnetik juga akan semakin kuat.
Ada beberapa bahan yang baik digunakan untuk membuat antena diantaranya tembaga
dan alumunium.
2. Ukurannya
Selain bahannya, baik buruknya antena
juga ditentukan oleh ukurannya karena akan percuma saja apabila bahan yang
digunakan bagus, namun ukurannya tidak tepat karena hal ini berpengaruh sangat
besar terhadap gambar yang akan dihasilkan. Maka diperluka rumus untuk menentukan ukuran antena yaitu: λ= C/f
3. Bentuknya
Bentuk juga sangat berpengaruh
terhadap antena yang akan dibuat maka diperlukan untuk mendesain sketsa antena
yang akan dibuat terlebih dahulu sebelum membuatnya.
Berikut contoh antena yang saya buat sendiri
![]() |
| Antena TV UHF & VHF |
Monday, July 31, 2017
Cara Melayout PCB dengan Menggunakan Software Eagle
dunia informasi keren
July 31, 2017
1
Hai…. Teman- teman ketemu lagi dengan saya di Dunia
Informasi Keren, kali ini saya akan membagikan suatu tutorial yaitu Cara Layout
PCB dengan Menggunakan Software Eagle. Tentunya anda sudah tau kan apa yang
dimaksud dengan PCB (Printed Circuit Board) jika belum anda bisa membacanya
disini.
Nah di tutorial kali ini saya akan mengajak teman-
teman sekalian untuk melayout (membuat) PCB dengan software Eagle. Sebagai
contoh sederhana bagi pemula saya akan memulainya dengan menggunakan skema
Penyearah dan filter Power Supply atau catu daya.
Sebelum itu ada beberapa hal yang perlu anda
perhatikan sebelum anda membaca tutorial berikut.
- Pertama, anda harus memiliki kemauan untuk membaca artikel ini sampai habis.
- Kedua, anda harus memperhatikan langkah demi langkahnya dengan baik dan jangan di skip(loncati).
- Ketiga, anda harus optimis bahwa anda pasti bisa melakukan tutorial yang saya bagikan ini dengan baik.
- Keempat, jika anda mengalami kegagalan ketika mempraktekkan tutorial ini, jangan pernah anda berhenti mencobanya lagi. Karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.
- Kelima jika anda merasa bingung ketika membaca artikel ini jangan malu- malu untuk bertanya di kolom komentar. Karena malu bertanya sesat di pelajaran.
- Yang terakhir dan tidak kalah penting adalah anda harus segera mempraktekan tutorial yang saya bagikan ini setelah membacanya.
· Baiklah mari kita langsung ke tutorialnya langsung. Selamat
Membaca.
Langkah- langkah Layout PCB dengan Eagle:
- Anda terlebih dahulu harus menentukan skema rangkaian yang akan anda layout di PCB. Disini saya menggunakan skema rangkaian penyearah dan filter dari catu daya. Lihat skemanya di bawah.
- Kedua anda harus menghidupkan PC, laptop, Notebook, atau perangkat lainnya yang akan anda gunakan untuk melayout PCB.
- Selanjutnya buka software Eagle yang ada pada perangkat anda hingga tampilannya seperti berikut. Jika belum punya silahkan download di sini.
- Kemudian anda harus melakukan klik menu File - New - Project. Lihat gambar di bawah.
- Kemudian ganti nama project dari New Project Menjadi Power Supply. Caranya klik kanan pada NewProject kemudian pilih Rename dan ketikkan nama project. Bisa juga tidak dirubah, namun ini akan menyulitkan anda ketika ingin mencari dan membukanya lagi. Lihat gambar di bawah.
- Setelah nama di rubah pilih file tersebut hingga lingkaran berwarna hijau ada di sebelah nama file lihat gambar di atas. Kemudian klik kanan- klik New- klik schematic dan tampil gambar seperti di bawah ini.
- Kemudian cari dan kumpulkan dulu semua komponen yang dibutuhkan untuk membuat skema. Caranya dengan menggunakan toll Add lihat pada gambar di atas. Catatan “ untuk mencari komponen gunakan bahasa inggrisnya seperti contoh Dioda =Diode, Kapasitor = Capacitor, dll).
- Setelah semua komponen terkumpul lanjutkan dengan mengubah nama komponen- komponen tadi. Caranya dengan menggunakan toll Value, kemudian pilih komponen yang akan diubah namanya seperti diode di bawah yang saya ganti namanya menjadi 1N4002 lihat gambar di bawah.
- Setelah semua nama komponen di ubah, selanjutnya adalah menyusunnya sesuai skema, pindahkan komponen dengan tool Move, caranya klik move lalu klik komponen yang akan di pindahkan. Gunakan juga tool Rotate untuk membolak balikkan komponen baik ke bawah, ke atas, ke kiri, dan ke kanan, caranya klik rotate kemudian klik komponen yang akan di rotasi. Sehingga tampilan komponen sesuai dengan skema. Lihat gambar di bawah.
- Selanjutnya adalah menyambungkan kaki- kaki komponen yang satu dengan yang lain menggunakan tool Wire, caranya klik wire kemudian klik kaki komponen yang akan di hubungkan kemudian geser ke kiri, ke kanan, ke atas, ke bawah, dll, kemudian hubungkan dengan kaki komponen sesuai dengan skema lihat gambar di bawah.
- Setelah semua kaki- kaki terhubung sesuaikan dengan sekema sekarang.
- Klik pada halaman 2 dan 3 di bawah untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya.
Halaman 2, Cara Melayout PCB dengan Menggunakan Software EAGLE
dunia informasi keren
July 31, 2017
1
- Setelah semua kaki- kaki terhubung sesuai dengan sekema sekarang waktunya untuk menentukan tersambung dengan tidak tersambung dengan menggunakan toll Junction, caranya klik junction lalu letakkan pada garis garis yang terhubung dengan kaki. Ini menandakan apakah kaki tersebut tersambung dengan garis wire atau tidak.lihat gambar di bawah.
- Nah skema yang kita buat sekarang sudah selesai.
- Sekarang regangkan dulu tangan, badan, kaki yang terasa pegal- pegal untuk pergi ke tahap selanjutnya.
- Next
ke tahap selanjutnya yaitu merancang layout PCB. Perhatikan untuk setiap tahap-
tahapnya dengan baik ya.
- Pertama setelah skema selesai di buat anda pergi ke menu Generate/switch to Board di bagian atas. Kemudian klik menu tersebut hingga tampil gambar seperti di bawah, kemudian pilih yes atau ok.
- Kemudian anda akan dialihkan pada jendela
selanjutnya yaitu jendela layout. Gambarnya seperti di bawah ini.
- Selanjutnya pergi ke menu Grind di bagian atas, kemudian atur size-nya menjadi 10 mm dan
display-nya menjadi On. Kemudan
pilih Ok lihat gambar di bawah.
- Sehingga tampil jendela layout seperti di bawah ini.
- Sekarang atur User Interface dengan cara klik
menu Options lalu klik User Interface, sehingga tampil gambar
sebagai berikut. Lalu pilih Layout
dari black menjadi white. Kemudian pilih ok.
- Sehingga akan tampil jendela layout seperti berikut dari hitam menjadi putih.
- Kemudian pergi ke toll Move lalu pindahkan garis pembatas layout menjadi ukuran 50 x 80 mm atau bisa diubah sesuai selera. Lihat gambar di bawah.
- Setelah semua garis pembatas selesai di pindahkan sekarang saatnya untuk menebalkan garis pembatas tersebut dengan tool Wire caranya klik wire lalu tempatkan di ujung titik garis pembatas dan bentuklah agar berbentuk seperti persegi 50 x 80 mm. Lihat gambar di bawah.
- Silahkan klik halaman 3 di bawah untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.



















